Selasa, 22 Januari 2013

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Belajar




Belajar sebagai proses atau aktivitas disyaratkan oleh banyak sekali hal-hal dan faktor-faktor. Untuk lebih mudah mempelajarinya akan diklasifikasikan sebagai berikut:
1.      Faktor-faktor yang berasal dari luar diri pelajar, dan ini masih lagi dapat digolongkan menjadi dua golongan yaitu faktor-faktor non-sosial dan faktor-faktor sosial.
2.      Faktor-faktor yang berasal dari dalam diri pelajar, yaitu faktor fisiologis dan psikologis.
Faktor non-sosial dalam belajar banyak macamnya, seperti keadaan udara, suhu udara, cuaca, waktu, tempat, alat tulis, peraga, dan sebagainya. Letak sekolah mempengaruhi dalam proses belajar, seperti misalnya lokasinya berdekatan dengan sumber kebisingan.
Faktor sosial dalam belajar, yang dimaksud disini adalah faktor manusia, baik manusia itu ada, maupun kehadirannya itu dapat disimpulkan, tidak langsung hadir. Kehadiran seseorang dapat mengganggu konsentrasi belajar.
Faktor fisiologis dapat dibedakan kembali menjadi dua, yaitu tonus jasmani pada umumnya, dan keadaan fungsi-fungsi fisiologis tertentu.
a.       Keadaan tonis jasmani pada umumnya.
Keadaan tonus jasmani melatar belakangi aktivitas belajar; tubuh yang segar lain pengaruhnya dengan tubuh yang kurang segar. Ada dua hal yang perlu dikemukakan mengenai hal ini, yaitu:
  • Kecukupan nutrisi makanan, karena kekurangan kadar makanan mengakibatkan kurangnya tonus jasmani, akibatnya lesu, mengantuk, cepat lelah dan sebagainya.
  • Penyakit kronis yang mengganggu belajar.
b.      Keadaan fungsi-fungsi jasmani.
Baiknya fungsi panca indera merupakan syarat baiknya psoses belajar. Dalam pembelajaran, diantara kelima indera yang paling berperan penting adalah mata dan telinga.


Faktor psikologis memerlukan perhatian khusus, karena ini merupakan hal yang mendorong aktivitas belajar. Arden N. Frandsen mengatakan beberapa hal yang mendorong seseorang untuk belajar sebagai berikut:
  • Adanya rasa ingin tahu
  • Adanya sifat kreatif dan keinginan untuk maju
  • Keinginan mendapatkan simpati dari orang tua, guru, dan teman
  • Keinginan memperbaiki kegagalan
  • Keinginan mendapatkan rasa aman bila menguasai pelajaran
  • Adanya ganjaran

Maslow mengemukakan motif-motif untuk belajar yaitu:
  • Adanya kebutuhan fisik
  • Adanya kebutuhan akan rasa aman, bebas dari kekhawatiran
  • Adanya kebutuhan akan kecintaan dan penerimaan dalam hubungan dengan orang lain
  • Adanya kebutuhan untuk mendapat kehormatan dari masyarakat
  • Sesuai dengan sifat untuk mengemukakan atau mengetengahkan diri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar